7 Panduan Metode Menjaga Kucing Persia supaya Jauh dari Penyakit serta Kutu

August 22, 2020 by No Comments

Kucing persia populer menggemaskan. Kucing yang berasal dari nama lama Iran ini telah terkenal di golongan pecinta kucing. Ciri kucing persia memanglah khas serta ini yang membedakannya dengan kucing tipe lain.

Badan kucing persia biasanya gendut, tambun, serta besar. Wujud hidungnya pula lebih pesek serta berwajah bundar. Bulu panjang merupakan karakteristik utama yang buatnya tampak beda. Bicara soal watak, kucing persia diketahui manja, lembut, serta tenang. Dia pula tercantum kucing yang penuh kasih sayang serta gampang menyesuaikan diri di area baru.

Tidak heran bila memelihara kucing persia jadi kesukaan kanak- kanak. Terlebih, Mama pula tidak butuh takut kucing ini suka keluar rumah sebab dia lebih betah terletak dalam ruangan guna memelihara keadaan bulu- bulunya yang rimbun.

Nah, jika Mama tertarik memelihara seekor kucing persia, cek dahulu ayo 7 panduan metode menjaga kucing persia berikut Hewanee.com  .

1. Siapkan kandang serta jaga kebersihannya

Kandang dapat jadi tempat pas buat kucing persia istirahat. Upayakan kandang tersebut memanglah diperuntukkan untuk kucing persia, maksudnya dimensi kandang pas serta ada ventilasi hawa yang lumayan.

Mama dapat menempatkan kandang di ruangan agak terbuka, supaya perputaran hawa dalam kandang pula mudah, plus cahaya matahari pula senantiasa dapat masuk.

Tidak hanya itu, yakinkan kandang kucing senantiasa terpelihara kebersihannya. Mulai dari mensterilkan sisa- sisa santapan yang berjatuhan sampai mensterilkan kandang secara teratur.

Kandang kotor serta tidak terpelihara dapat jadi sarang penyakit, terlebih lagi kucing persia lebih gampang terserang penyakit daripada kucing kampung( dalam negeri short hair).

2. Sajikan tempat makan serta minum khusus

Walaupun sifatnya pernak- pernik, nyatanya tempat makan serta minum spesial menolong Mama melindungi kebersihan rumah. Kucing juga dapat makan tanpa berhamburan ataupun tercecer ke mana- mana.

Lebih baik cari tempat makan yang pula memiliki tempat minum. Dalam satu wadah terdapat 2 lubang, satu buat pakan, satu buat air minum. Yakinkan lubang tersebut tidak sangat cekung ya, Ma, mengingat lidah kucing persia terkategori pendek.

Taruh tempat makan di posisi yang sama. Jadi, kucing pula dapat memahami di mana dia dapat mencari makanannya.

3. Bagikan santapan yang sehat serta bergizi

Sama semacam anak, kucing persia pula perlu santapan sehat serta bergizi. Bukan sembarang santapan, semacam santapan sisa. Berikan kucing santapan bermutu pula menunjang perkembangan serta kesehatan kucing, paling utama melindungi kesehatan tulang serta bulu- bulunya.

Sebagian santapan kucing yang dianjurkan merupakan:

Daging, semacam daging ayam, bebek, serta sapi, dan ikan( ikan tawar ataupun ikan laut). Daging dapat direbus dahulu serta dicacah halus biar lebih gampang dikunyah.

Santapan buatan pabrik. Umumnya ada dalam 2 tipe, ialah santapan kering serta santapan basah/ kaleng. Sebagian merk yang diketahui bermutu baik merupakan Royal Canin, Whiskas, Pro Plan, Me- O, Friskies, serta Maxi.

Sedangkan itu, Mama pula butuh sediakan air putih buat minum kucing. Jika ingin berikan susu juga tidak dapat sembarang susu. Gunakan susu spesial kucing, jangan susu buat manusia sebab isi di dalamnya berbeda.

4. Memandikan kucing satu kali seminggu

Mama pasti ketahui kucing memiliki keahlian melindungi kebersihan tubuhnya sendiri dengan menjilati bagian- bagian badannya. Tetapi, metode ini kadangkala tidak lumayan membuat badan kucing bersih sempurna.

Hingga, Mama butuh memandikan kucing persia satu kali seminggu dengan sampo spesial kucing. Usai dimandikan, keringkan bulunya dengan handuk bersih serta hair dryer. Kemudian, sisir bulu- bulunya supaya apik serta mengangkut bulu- bulu yang telah mati.

5. Mempersiapkan pasir, tempat pasir, serta serokan

Jika Mama biasa memelihara kucing, pasti tidak asing dengan guna pasir. Pasir sering dipakai bagaikan medium kurangi bau serta mengeringkan kotoran kucing. Buat kucing persia, Mama dapat mengenakan pasir tipe zeolit.

Mama pula dianjurkan mengubah minimun 3 hari sekali, mengingat gunanya jadi tempat kucing buat kotoran. Jika Mama tidak mengubah pasir ini, dapat membuat kucing tidak aman serta tekanan pikiran sebab kebersihan lingkungannya tersendat.

6. Bilas bagian- bagian kucing yang susah dia jangkau

Terdapat sebagian bagian badan kucing yang susah dijangkau sendiri serta gampang kotor. Misalnya, pada bagian mulut, kuping, serta mata.

Pada bagian mulut, paling utama gigi, kucing sering hadapi pembengkakan di gusi. Kadangkala timbul karang gigi sebab menyantap santapan basah. Mensterilkan tiap usai makan dapat meminimalisir resiko kucing terserang penyakit.

Kemudian, kuping kerap berkutu serta terdapat kotoran. Bilas mengenakan cotton bud yang basah dengan hati- hati.

Sedangkan, bila terdapat bulu yang rontok, mata kucing persia dapat menghasilkan air mata serta iritasi. Mama dapat mengenakan cotton bud buat mensterilkan matanya.

7. Teratur berikan vaksin

Ya, kucing persia pula perlu vaksin, Ma. Tidak hanya kontrol berkala ke dokter hewan, pemberian vaksin menolong melindungi imunitas badan kucing. Jadi, dia nyaman dari serbuan virus ataupun penyakit yang lain.

Tidak hanya vaksin, kucing persia pula butuh diberi obat cacing. Obat ini bermanfaat melindungi pencernaan kucing. Jika pencernaannya tersendat( misal sebab diare), dapat membuat nafsu makan kucing turun serta badannya susah menggemuk. Mama pasti tidak ingin perihal ini terjalin pada kucing kesayangan, kan?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *